Para atlet bulutangkis Tanah Air akan kembali menjajal kemampuannya. Setelah sebelumnya melakoni tiga turnamen leg Asia, tim bulutangkis Indonesia akan turun di tur Eropa pada awal Maret mendatang. Tiga turnamen di Swiss Open, German Open, dan All England menjadi ajang pembuktian untuk kembali tampil maksimal.
Setiap negara dapat menarik pemain dari negara lain untuk bermain bagi negaranya. Hal ini dibolehkan oleh badan bulutangkis dunia (BWF), tetapi tentunya harus sesuai dengan ketentuan yang sudah digariskan oleh BWF. Asosiasi negara tersebut harus mematuhi proses perpindahan ke asosiasi negara lain yang berada dalam yuridikasi. Kedua asosiasi negara tersebut juga harus memberitahukan BWF atas perpindahan pemain. Keduanya harus sama-sama memberi tahu kepada BWF tentunya dengan menggunakan formul
Badan bulutangkis dunia (BWF) tidak hanya mengatur kode etik bagi pemain saja, tetapi juga menata para pelatih dengan kode etik tersendiri. BWF memiliki alasan tersendiri dengan dibuatkannya kode etik ini. Antara lain agar setiap pelatih mempertahankan standar perilaku pelatih, juga hubungan yang lebih erat antara pelatih dan pemain.
Usai melakoni turnamen leg Asia beberapa waktu lalu, para pebulutangkis Indonesia akan kembali berlaga di arena karpet hijau. Mereka akan berlaga di turnamen Swiss Open 2021 pada 2-7 Maret dan German Open 2021 pada 9-14 Maret.
Hari Jumat (5/2) kemarin, PP PBSI akhirnya memutuskan untuk menarik pemain tunggal putranya Jonatan Christie dalam turnamen Swiss Open 2021 yang akan berlangsung pada awal bulan Maret mendatang.
Hari Kamis ini, tepatnya tanggal 4 Februari 2021, pemain ganda putri kelahiran Surabaya Nethania Irawan sedang merayakan hari kelahirannya yang memasuki usai ke-17 tahun. Di ulang tahunnya ini, Nethania yang berstatus magang di Pelatnas PBSI memiliki keinginan yang belum bisa terwujud.
