Jika sudah pernah berkunjung ke GOR Djarum, Jati Kudus, pasti tak asing lagi dengan deretan foto-foto legend PB Djarum yang terpampang di area depan dengan tulisan Hall of Fame.
Sosok legenda bulutangkis satu ini pernah bersinar di era tahun 1980 hingga tahun 1985an. Beliau salah satu atlet binaan PB Djarum yang berprestasi di olah raga tepok bulu. Beliau ini bernama lengkap Hadibowo Susanto.
Menyebut namanya, pecinta bulutangkis tanah air bisa langsung menyebut julukan baginya. Liem Swie King adalah sang pemilik “King Smash”, smash yang pada masanya menjadi senjata yang mematikan dan ditakuti oleh lawan-lawannya.
Sebagai anak bangsa Indonesia pastinya sudah tahu kalau setiap tanggal 10 November diperingati sebagai hari Pahlawan. Adapun pada hari Pahlawan itu bangsa Indonesia mengenang jasa para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan bumi pertiwi dari tangan penjajah.
75 tahun sudah Indonesia merdeka, bebas dari belenggu penjajahan. Banyak para pahlawan yang gugur berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sampai kapanpun jasa para pahlawan tidak akan pernah lekang dalam jejak langkah sejarah Indonesia.
Tak terhitung berapa pahlawan bulutangkis yang sudah mengharumkan nama baik Indonesia di pentas dunia. Lewat prestasi yang membanggakan, mereka silih berganti menjajakan kakinya ke podium juara tertinggi di setiap laga yang dihelat di berbagai belahan dunia.
