Turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2020 seharusnya dilaksanakan bulan Juni ini. Namun karena pandemi Covid-19, turnamen ini ditunda hingga bulan November 2020. Untuk mengenang ajang yang sama tahun-tahun sebelumnya, berikut ditampilkan kembali beberapa pertandingan terlama pada BCA Indonesia Open (BIO) Super Series Premier 2016 lalu.
Selain dikenal sebagai negara pencetak pemain bulu tangkis handal, Indonesia juga dikenal dengan negara yang melahirkan banyak pebulutangkis dalam satu keluarga.
Indonesia boleh bangga memiliki pebulutangkis putri Susy Susanti. Pemain kelahiran Tasikmalaya ini, berulang kali mengharumkan nama Indonesia di kancah bulu tangkis dunia. Melalui tangannya pula, Indonesia bisa mendapat medali emas pertama di ajang bergengsi Olimpiade. Susi mempersembahkan medali emas pada Olimpiade Barcelona 1992.
Indonesia banyak memiliki keluarga yang handal dalam olah raga bulu tangkis. Sebut saja keluarga Mainaky yang banyak melahirkan pemain dunia seperti Rexy Mainaky, Reony Mainaky, Marleve Mainaky, Richard Mainaky dan lainnya. Lalu ada pula Markis Kido dan keluarga. Selain Kido, ada Bona Septano dan Pia Zebadiah Bernadet.
Pebulu tangkis tunggal putra Jepang Kento Momota butuh waktu 1:06 menit untuk menaklukan pebulu tangkis Denmark Jan O Jorgensen dengan kemenangan 16-21, 21-19 dan 21-7 pada laga final Indonesia Open 2015 lalu. Namun ini bukanlah menjadi pertandingan terlama di turnamen yang menyediakan total hadiah sekitar 10 miliar rupiah.
Jika sebelumnya dibahas soal catatan manis Vita Marissa dengan beberapa mantan pasangannya di ganda campuran, kali ini giliran catatan manis Vita dengan mantan pasangannya di ganda putri.
