Hari kedua pelaksanaan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 selesai dilaksanakan. Audisi yang diselenggarakan di GOR RM Said, Karanganyar, Jawa Tengah ini sudah berhasil menjaring 48 peserta. Tetapi tidak semua peserta yang terjaring dari Audisi Solo raya 2019 bisa melenggang ke Kudus untuk mengikuti audisi final. Tahapan turnamen masih akan diteruskan besok (29/10) untuk mencari peserta yang berhak mendapatkan super tiket.
Tidak ada istilah patah semangat bagi peserta Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya, Bayu Satria Wardana Salim Putra. Tujuh kali ia berusaha agar bisa lolos audisi. Tujuh kali pula ia merasakan kegagalan. Audisi Solo Raya 2019 merupakan usahanya yang ke delapan. Total empat tahun ia mengikuti Audisi.
Ada kesamaan nama depan antara peserta Audisi Solo Raya 2019 dengan peraih medali emas Olimpiade Rio 2019. Keduanya sama-sama menggunakan nama depan Lilyana. Hanya saja, sang Legenda bulutangkis PB Djarum memiliki nama lengkap Lilyana Natsir sementara peserta Audisi Solo Raya 2019 adalah Lilyana Melinda Elmer. Uniknya Lilyana Melinda Elmer mengidolakan Lilyana Nasir.
Menggemaskan memang menyaksikan para peserta Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya. Para calon pemain masa depan yang masih berusia sangat muda saling bersaing sehat dengan para peserta lainnya. Tidak jarang banyak peserta yang memiliki tinggi tubuh belum mencapai satu meter tetapi memiliki kemampuan yang baik.
Tidak ada rasa takut dalam diri seorang Kinanti Sekar Putri bersaing dengan peserta Audisi Solo Raya 2019 yang memiliki umur lebih tua darinya. Peserta Audisi Solo Raya 2019 yang berasal dari kota Magelang ini sebenarnya baru berusia 11 tahun. Tapi dengan berani ia menantang dirinya untuk mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya kelompok U – 13.
Setelah pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Indonesia memperoleh satu gelar juara tambahan pada kejuaraan bulutangkis French Open 2019 melalui pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Kevin/Marcus menggenggam gelar juara setelah pada babak final menghentikan harapan ganda dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan dua game 21-18, 21-16. Kevin/Marcus membuat catatan prestasinya lebih baik jika dibandingkan tahun lalu. Pada<
