Penampilan pebulutangkis tunggal putri muda asuhan PB Djarum, Mutiara Ayu Puspitasari, di pentas Liga PB Djarum 2020 beberapa waktu lalu cukup menyita perhatian.
Pebulutangkis tunggal putri asal Sleman Shaafiya Yasmin Maitsaa akhirnya menjadi pemenangnya di kejuaraan internal PB Djarum bertajuk Liga PB Djarum 2020 pada awal bulan Juli kemarin.
Sejak cabang bulu tangkis resmi dipertandingkan dalam event multi cabang terbesar dunia Olimpiade pada tahun 1992, tim bulu tangkis Indonesia memang menjadi andalan Kontingen Merah Putih untuk meraih pundi medali di event empat tahunan itu.
Cabang olah raga bulu tangkis kembali menjadi penyelamat kontingen Indonesia di ajang Olimpiade. Pada tahun 2008 atau tepatnya pada Olimpiade di Beijing, Tiongkok, bendera merah putih berkibar. Berbekal satu keping medali emas dari cabang olah raga bulutangkis, Indonesia bertengger di urutan 42 pada daftar perolehan medali.
Usianya masih terbilang muda. Bulan Oktober 2020 nanti ia baru menginjak umur 18 tahun. Jika melihat jejak rekam prestasinya di bidang olah raga bulu tangkis, layak disematkan padanya harapan untuk menjadi pemain masa depan. Aisha Galuh Maheswari, demikian remaja yang lahir di Banyumas diberi nama oleh kedua orang tuanya.
Pebulutangkis tunggal putra U17 kelahiran Jakarta Jason Christ Alexander pada kejuaraan internal PB Djarum bertajuk Liga PB Djarum 2020 awal bulan Juli kemarin menjadi yang terbaik dengan merebut gelar juara di kelasnya.
