Sulaiman

Sulaiman

Banyak cara mengisi kemerdekaan yang telah direbut oleh para pejuang. Membuat harum nama Indonesia di seluruh pelosok dunia bisa juga dikatakan pahlawan masa kini. Mempertahankan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia juga dapat dikategorikan pahlawan. Itulah kira-kira arti pahlawan masa kini menurut pemain bulutangkis asal PB Djarum Bernadine Anindya Wardana.

Mungkin tak banyak yang tahu dengan sosok Hastomo Arbi. Namun, salah satu legend bulutangkis asal PB Djarum ini ternyata pernah mencatatkan sejarah manis. Tepatnya kala tim Thomas Indonesia memboyong Piala pada tahun 1984.

Jika sudah pernah berkunjung ke GOR Djarum, Jati Kudus, pasti tak asing lagi dengan deretan foto-foto legend PB Djarum yang terpampang di area depan dengan tulisan Hall of Fame.

Sosok legenda bulutangkis satu ini pernah bersinar di era tahun 1980 hingga tahun 1985an. Beliau salah satu atlet binaan PB Djarum yang berprestasi di olah raga tepok bulu. Beliau ini bernama lengkap Hadibowo Susanto.

Menyebut namanya, pecinta bulutangkis tanah air bisa langsung menyebut julukan baginya. Liem Swie King adalah sang pemilik “King Smash”, smash yang pada masanya menjadi senjata yang mematikan dan ditakuti oleh lawan-lawannya.

Sebagai anak bangsa Indonesia pastinya sudah tahu kalau setiap tanggal 10 November diperingati sebagai hari Pahlawan. Adapun pada hari Pahlawan itu bangsa Indonesia mengenang jasa para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan bumi pertiwi dari tangan penjajah.