Ajang Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, tidak hanya menjadi panggung unjuk gigi bagi para bibit muda bulutangkis, tetapi juga ruang edukasi yang berharga bagi pelatih dan orang tua. Kehadiran para legenda bulu tangkis PB Djarum melaluiĀ sharing session danĀ coaching clinic terbukti memberikan pencerahan, inspirasi, serta ilmu baru bagi ekosistem pembinaan atlet di daerah, khususnya di wilayah Sumatera.
Strategi jitu dan daya juang tinggi di lapangan demi bisa meraih Super Tiket ditunjukkan Shaqeel Alghifari Farzani yang bersaing di sektor U-11 putra. Shaqeel yang berhadapan dengan Azka Putra Irwan sempat mengalami kekalahan di game pertama 14-21.
Tidak kurang 120 peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, Riau masih melanjutkan asa menjadi juara. Di pertandingan tahap turnamen kategori putra U-11 dan KU-12 yang berlangsung di GOR Angkasa, Jumat (10/7), semakin sengit dan kompetitif demi memperebutkan Super Tiket melalui jalur kompetisi.
Ganda campuran Indonesia asal PB Djarum, Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu, memastikan langkah ke babak perempat final Pembangunan Jaya Raya International Grand Prix 2026, yang saat ini sedang berlangsung di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan.
Kegagalan pahit di tahap screening pada Audisi Umum PB Djarum tahun lalu di Kudus tak menyurutkan langkah Filipo Costa Zio Pranata. Sadar bahwa ini adalah batas usianya untuk bisa mengikuti audisi, atlet muda asal Medan ini menjadikan panggung tahun ini sebagai pertarungan hidup mati demi meraih Super Tiket masuk ke klub bulutangkis prestisius, PB Djarum. Perjuangannya tak sia-sia, Zio kini sukses menembus babak perempat final.
Bermain di kampung halaman selalu memberikan energi magis tersendiri bagi seorang atlet. Hal inilah yang tengah dirasakan oleh Ikhsan Nur Jamil, pebulutangkis cilik asal Pekanbaru yang sukses melangkah ke babak perempat final Audisi Umum PB Djarum 2026.
