Dari kejuaraan bulutangkis China Open Super Series Premier 2016, incaran para pemain bulutangkis dunia kini bergeser ke Hongkong. Kejuaraan sekelas Super Series saat ini sedang digelar di negeri bekas koloni Inggris ini. Hari pertama di kejuaraan berhadiah total USD 400.000,- sudah menyelesaikan seluruh nomor babak kualifikasi.
Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir membuat penonton China terdiam. Kepalan tangan keatas Owi/Butet menjadi pertanda, jika mereka berhasil menjadi juara pada kejuaran bulutangkis China Open Super Series Premier 2016. Di babak final yang dimainkan hari ini (20/11), ganda yang biasa di sapa dengan panggilan Owi/Butet ini menjungkalkan harapan terakhir China Zhang Nan/Li Yinhui melalui pertandingan rubber game.
Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali menjadi andalan Indonesia untuk bisa merebut gelar juara. Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini sangat di harapkan untuk bisa membawa pulang gelar juara di kejuaraan bulutangkis China Open Super Series Premier 2016. Pasangan yang biasa di sapa dengan panggilan Owi/Butet ini hari ini (19/11) sukses meluncur ke babak final.
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil menembus babak semifinal pada kejuaraan bulutangkis China Open Super Series Premier 2016. Menghadapi ganda Korea Selatan Yoo Yeon Seong/Chang Ye Na di babak perempat final hari ini (18/11), pemegang medali emas Olimpiade Rio 2016 ini harus bekerja keras, terutama di game pertama, sebelum akhirnya menang dengan rubber game.
Langkah pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di kejuaraan bulutangkis China Open Super Series Premier 2016 masih belum tertahan. Usai mendapat bye di babak pertama, pemegang medali emas Olimpiade Rio 2016 asal Indonesia ini melangkah mantap ke babak perempat final dikejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 700.000,-. Di babak kedua hari ini (17/11), pasangan yang biasa di sapa dengan panggilan Owi/Butet memetik kemenangan dari ganda Jepang Kenta Kazuno/Ayan
Lepas dari belahan Eropa, kejuaraan bulutangkis dunia kini bergerak menuju daratan Asia. China menjadi target para pemain bulutangkis untuk merebut prestasi. Indonesia sendiri tak mau ketinggalan. Pasukan merah putih menurunkan kekuatan terbaiknya di ganda campuran pada kejuaraan China Open Super Series Premier 2016. Tiga ganda campuran Indonesia akan mencoba berjuang untuk memperebutkan gelar juara di kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 700.000,-.
Dorongan dari orang tua
