Peluang mendapatkan gelar juara dari sektor ganda putri dan ganda campuran pada kejuaraan bulutangkis Bahrain Internatinal Series 2021, akhirnya kandas. Wakil-wakil Indonesia dari sektor ganda putri dan ganda campuran, semuanya harus terhenti di babak semifinal.
Kabar menggembirakan didapat dari para pemain tunggal putri Indonesia yang bertanding di kejuaraan Bahrain International Series 2021. Satu gelar juara berhasil dipersembahkan oleh pemain putri Indonesia yang berjuang di Manama, Bahrain. All Indonesian Final tercipta di tangan para Srikandi merah putih. Komang Ayu Cahya Dewi bertemu dengan rekannya, Aisuah Sativa Fatetani pada babak puncak.
Ganda putri Fitriani/Yulia Yosephine Susanto, harus memendam kecewa setelah disingkirkan pasangan asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2021. Pasangan dadakan non pelatnas ini takluk dengan skor 21-18 dan 21-14 dalam tempo 29 menit di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (18/11).
Sebanyak lima pebulutangkis putri Indonesia akan berjuang mencari prestasi setinggi-tingginya pada kejuaraan Bahrain International Series 2021. Kelimanya merupakan pemain masa depan yang dimiliki oleh Indonesia. Tiga di antara yang berangkat ke Manama, Bahrain merupakan atlet binaan asal PB Djarum. Mereka adalah Komang Ayu Cahya Dewi, Mutiara Ayu Puspitsari, dan Aisyah Sativa Fatetani.
Tunggal remaja putri PB Djarum, Chiara Marvella Handoyo, berhasil merebut podium tertinggi YUZU Isotonic Akmil Open 2021. Berlaga di GOR Djarum Magelang, Chiara mengantongi poin 21-16, 21-11, mengalahkan Natiqotul Wardah Fil Karomah dari Jaya Raya Jakarta, Minggu (7/11).
Hasil membanggakan sukses dipetik para atlet tunggal pemula putri di YUZU Isotonic Akmil Open 2021. Memasuki babak semifinal, empat pemain putri sudah dipastikan akan menguasai podium juara.
Awal ikut kakak latihan lama-lama jadi suka bulutangkis
