Para pejuang tepok bulu merah-putih yang baru saja selesai bertanding di Shanghai akan segera melanjutkan perjuangan mereka di tanah China dengan mengikuti turnamen Macau Open Grand Prix Gold 2011. Mohammad Ahsan/Bona Septano diunggulkan di posisi kedua.
Ahsan/Bona diharapkan dapat melaju setidaknya ke semifinal dengan emblem tersebut. Lawan tangguh akan dihadapi di perempat final, namun calon lawan mereka, yakni, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu (Taipei) selalu berhasil mereka taklukkan sebelum ini. Jika bukan Fang/Lee, ada kemungkinan Ahsan/Bona bersua Bodin Issara/Maneepong Jongjit (Thailand) yang sempat mengalahkan Markis Kido/Hendra Setiawan di SEA Games lalu.
Indonesia diharapkan dapat memiliki dua semifinalis di kejuaraan ini. Selain Ahsan/Bona, harapan satu lagi adalah antara Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan. Keduanya kemungkinan saling tarung di perempat final.
Lawan berat di ajang ini adalah unggulan pertama asal korsel, runner up China Open Super Series Premier 2011, Ko Sung Hyun/Yoo Yeong Seon, serta unggulan ketiga asal China, Chai biao/Guo Zhendong. Selain itu perwakilan Jepang juga perlu diwaspadai karena Ahsan/Bona terjegal oleh pasangan Jepang di Shanghai pekan lalu.

Indonesia tidak hanya diwakili oleh para senior, tetapi juga para generasi muda. Di antaranya adalah pasangan PB Djarum, Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan yang akan menghadapi Gan Teik Chai/Tan Bin Shen di babak pertamanya. Selain itu masih ada pula Gideon Markus Fernaldi/Agripinna Prima Rahmanto Putra yang langsung berhadapan dengan Chai/Guo di pertandingan perdananya, dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra yang bersua Adrian Liu/Derrick Ng (Kanada) di awal.
Dari babak kualifikasi juga terlihat pemain Indonesia, Erwin Wihardi Gunawan/Syarif Syahmie Radhitian yang jika lolos ke babak utama maka akan berhadapan dengan Naoki Kawamae/Shoji Sato (unggulan kedelapan).
Secara keseluruhan, ganda putra Indonesia diperkuat oleh tujuh pasang, dan memiliki peluang cukup baik untuk merebut gelar dari partai ini. Yang diperlukan sekarang adalah tekad, kerja keras, persiapan strategi yang baik, dan dukungan penuh dari para pendukung bulutangkis Indonesia. Selamat berjuang! (DC)