
Sumber foto: sport.detik.comAdriyanti Firdasari, tunggal putri terbaik Indonesia, hadapi babak pertama di penyisihan grup O, Olimpiade London 2012 dengan laga yang tak mudah. Bertemu Alesia Zaitsava, asal Belarusia, Firda dipaksa bermain rubber, Senin (30/7), di Wembley Arena, London.
Pada game pertama, Firda tampak belum menemukan kesulitan berarti dalam menghadapi lawannya. Ia pun berhasil merebut kemenangan dengan jarak angka yang cukup mencolok, 21-10.
Namun sayang pada game kedua, Firda mulai terjebak tekanan yang diberikan Alesia. Permainan depan Alesia yang baik, membuat Firda akhirnya menyerahkan game keduanya 16-21.
“Pada game kedua saya terlalu terburu-buru dan salah strategi. Lawan sebetulnya hanya menunggu saya melakukan kesalahan sendiri. Serangan saya juga kurang tajam, justru malah saya balik dapat bola yang susah,” ujar Firda seperti dikutip dalam website PBSI.
Firda kemudian berusaha kembali fokus dan merebut angka satu per satu pada game ketiga. Sempat tertinggal jauh dengan 5-11, dengan sabar ia mengumpulkan angka hingga mencapai 12 sama. Di angka itu, Alesia tertahan sementara Firda terus melaju hingga 21-14.
“Lawan lemah di bola-bola belakang, makanya tadi saya banyak memberikan bola-bola panjang. Pada game ketiga saya juga bisa bermain lebih tenang. Saya merasa kemampuan saya belum keluar semua, mungkin karena ini adalah pertandingan pertama,” tambah Firda yang kini berjajar di peringkat 64 dunia.
Saat ini Firda tinggal menunggu satu pertandingan lagi untuk lolos ke babak 16 besar. Ia akan menghadapi Petya Nedelcheva asal Bulgaria hari ini, Selasa (31/7). (NM)