Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Simon Masuk Delapan Besar
25 November 2011
Simon Masuk Delapan Besar
 
 

Babak kedua turnamen China Open Super Series Premier 2011 menjadi ajang pertemuan dua pemain tunggal putra terbaik Indonesia. Perang saudara tak terhindarkan dan terjadi antara Simon Santoso dengan seniornya Taufik Hidayat untuk merebut tiket perempat final. Satu jatah tiket perempat final akhirnya di rebut oleh Simon Santoso dengan mengalahkan Taufik Hidayat dalam dua game.

Taufik HidayatSeperti biasa Simon Santoso bermain terlambat panas sementara Taufik Hidayat langsung menggebrak dengan permainan cantiknya. Taufik pun mengusung angka 10 meninggalkan Simon dibelakangnya dengan angka 6. Kemudian keadaan berbalik. Simon yang tadinya tertekan, mulai menemukan bentuk permainannya dan ganti mendikte Taufik Hidayat. Hanya dalam satu kali service di tangan, Simon ganti memimpin dengan 14-10. Taufik hanya bisa mendekati angka Simon di sisa usaha terakhir pada babak pertama dengan 15-16. Simon yang mempercepat tempo permainan dan sering menyerang dengan smash keras menutup game pertama dengan 21-15.

Di game kedua, Simon tak merubah irama permainan yang telah di ciptakannya. Ia dengan konsisten menyerang dan membongkar pertahanan Taufik Hidayat. Simon yang berada di atas angin pun bisa mendapatkan tiket babak perempat final setelah bisa mengambil game kedua dari Taufik Hidayat dengan 21-10.

Lawan Simon di babak perempat final adalah pemain gaek Peter Hoeg Gade asal Denmark. Bagi Simon, Peter merupakan ancaman serius. Dari tiga belas kali pertemuan antar keduanya, Simon hanya mampu menang tiga kali sementara Peter unggul dengan 10 kali kemenangan. Di tahun 2011 ini, keduanya sudah bertemu sebanyak empat kali dan Simon hanya bisa menang sekali pada turnamen Victor Korea Open Super Series Premier 2011. Jika kali ini Simon bisa menang dari Peter, maka lawan yang akan di hadapinya di babak empat besar dapat dipastikan berasal dari China. Duo “Chen” dari China, Chen Long dan Chen Jin akan saling berburu tiket babak semifinal.

Unggulan utama Lee Chong Wei dari Malaysia masih terlalu tangguh bagi pemain Jepang Kenichi Tago. Lee Chong Wei menang relatif mudah dengan 21-9, 21-7. Di babak perempat final juara Djarum Indonesia Open Super Series 2011 ini kembali akan bertemu dengan pemain Jepang lainnya Sho Sasaki.

Lin Dan yang menjadi saingan utama Lee Chong Wei juga ikut melangkah ke babak perempat final dan akan bertemu pemain Denmark lainnya Jan O Jorgensen.

Tunggal Putri

Kejutan besar mewarnai kejuaraan berhadiah total US$ 350.000,- . Unggulan utama tunggal putri Wang Shixian tumbang di tangan pemain muda berbakat asal, Thailand Ratchanok Inthanon. Hanya dalam dua game pemain Thailand yang pernah menjuarai turnamen Indonesia Open Grand Prix Gold 2010 ini menang dengan 21-18, 21-19. Tetapi untuk menuju babak selanjutnya, Ratchanok harus berusaha lebih keras lagi. Sejumlah pemain China yang berada satu grup dengannya akan mencoba menghadang.

Kejutan lainya dibuat oleh pemain tuan rumah China, Yao Xue. Pemain yang harus memulai pertandingan dari babak kualifikasi ini menghentikan aksi pemain terbaik Eropa Tine Baun yang ada di unggulan ketujuh dengan 21-14, 14-21, 21-11. (AR).