Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > Perang Reputasi dan Gengsi Indonesia vs Korea
30 September 2012
Perang Reputasi dan Gengsi Indonesia vs Korea
 
 

Sektor ganda putra sepertinya akan menjadi sektor paling layak dinanti dan seru di ajang final Indonesia Open Grand Prix Gold 2012 yang akan digelar hari ini (30/9). Indonesia sendiri sudah berhasil memastikan dua gelar setelah partai final tunggal putra dan ganda campuran mempertemukan sesama wakil merah putih. Sementara tunggal putri akan menjadi rebutan Indonesia dan China, sedangkan ganda putri akan menjadi ajang unjuk gigi Jepang lawan Korea.

Sementara di sektor ganda putra, dua kekuatan yang paling diwaspadai di dunia sejak dulu yakni Indonesia dan Korea akan beradu kemampuan di lapangan. Dimana wakil-wakil mudanya akan saling bersua. Indonesia berhasil meloloskan Angga Pratama/Ryan Agung Saputro. Mereka lolos ke final usai menundukkan ganda Pusdiklat Jaya Raya, Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma dalam pertarungan tiga game

"Di game pertama terus ketinggalan, kami kalah karena merasa tertekan. Lawan kami lebih yunior, tetapi kami bisa menerapkan permainan kami di dua game berikutnya," ujar Ryan.

Indonesia sebetulnya berkesempatan untuk kembali menciptakan all Indonesia final. Sayang, pasangan baru Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan gagal mengatasi ganda muda Korea, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang. Sempat melakukan "come back" setelah tertinggal 11-18 dan mampu memenangkan game pertama dengan 22-20. Tetapi mereka gagal mengembangkan permainan dan kalah dua game berikutnya dengan 21-15 dan 21-15.

Diatas kertas Ryan/Angga berada dibawah Kim/Kim, dimana Ryan/Angga menempati rangking 23 dunia sementara duo Kim bertengger di urutan 14. Namun tentu hal ini bukan jaminan kemenangan di lapangan, karena atlet Indonesia tercatat pernah mengalahkan pasangan ini sebelumnya.

Sedangkan di sektor ganda putri, Indonesia akhirnya gagal meloloskan wakil ke final. Wakil tersisa Pia Zebadiah Bernadet/Rizky Amelia Pradipta gagal mengatasi unggulan satu asal Jepang, Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi setelah kalah dua game langsung 14-21 dan 19-21. Unggulan satu ini akan menghadapi Eom Hye Won/Jang Ye Na yang harus berjibaku selama 68 menit untuk bisa menundukkan ganda muda China, Chen Qingchen/Huang Dongping, 21-14, 20-22 dan 21-17. (IR)