Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > Tunggal Putra Belum Terbendung
08 Desember 2011
Tunggal Putra Belum Terbendung
 
 

Tiga wakil tunggal putra Indonesia berhasil melaju ke babak kedua Korea Open Grand Prix Gold 2011 setelah menang atas lawannya, kemarin (7/12). Atlet PB Djarum, Dionysius Hayom Rumbaka menghadapi jalan lengang menuju babak ketiga atau babak 16 besar.

Hayom kemarin menang 20-22, 21-8, dan 21-8 dari Park Young Nam. Di game pertama, Hayom masih mencoba beradaptasi dengan lapangan serta berusaha mencari tahu gaya permainan lawan tersebut, sehingga ia terkesan tidak agresif.

“Saya mencoba beradaptasi dulu dengan lapangan, lawan juga berpostur tinggi dan bermain cepat,” terang Hayom tentang pertandingannya tersebut. “Selain itu saya juga agak lama beradaptasi sampai kehilangan gim pertama.”

Baik bagi Hayom, setelah beradaptasi, ia tak mengalami kesulitan menyingkirkan lawannya tersebut.

Hari ini, Hayom akan kembali bertemu pemain muda Korsel. Kali ini giliran Choi Young Woo, yang kemarin menang mudah atas pemain Mongolia, Uuganbayar Terbish. Young Woo menang 21-5, 21-4.

Dengan keadaan Hayom yang sudah adaptasi dengan lapangan, seharusnya Hayom mampu menghadapi Young Woo dengan baik dan melaju ke babak ketiga, babak 16 besar yang kemungkinan besar akan bersua unggulan kedua belas asal Malaysia, Daren Liew.

Selain Hayom, Sony Dwi Kuncoro dan Tommy Sugiarto juga merangsek maju ke babak selanjutnya. Sony menang 21-11, 21-16 atas Kim Dong Nyung (Korsel), sedangkan Tommy menang 21-7, 21-4 atas Pei Wee Chung (Malaysia).

“Pertandingan hari ini lebih saya manfaatkan untuk penyesuaian lapangan dulu, lawannya juga belum terlalu berat,” tukas Tommy usai bertanding kemarin. “Saya akan fokus pada pertandingan selanjutnya melawan pemain Korea, karena meskipun melawan non unggulan, para pemain Korea tidak mudah dikalahkan, mereka punyafighting spirit yang luar biasa.”

ShesarHari ini keduanya akan bertemu wakil tuan rumah. Tommy akan bertemu Yim Jong Woo, sedangkan Sony bertemu Hong Ji Hoon. Hong pernah melaju hingga ke semifinal Indonesia International Challenge 2011, sebelum akhirnya dihentikan oleh Tommy. Tetapi Hong sudah sempat menundukkan Shesar Hiren Rhustavito dan Thammasin Sitthikom (Thailand) sebelum ke semifinal.

Berbeda dengan Hong, lawan Tommy hari ini, Yim, lebih tidak berpengalaman dan masih minim prestasi. Ia baru mulai debut internasional sebagai pemain tunggal putra di Vietnam Open Grand Prix 2011 Agustus lalu.

Secara keseluruhan, tim tunggal putra Indonesia mendapat angin segar kemarin. Semoga angin tersebut tak cepat berlalu.

Di nomor ganda putra tinggal tersisa satu pasangan yakni Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinnuha yang menang atas pasangan tuan rumah Chung Eui Seok/Lee Haeng Ham 21-16, 21-17. Sementara rekannya Marcus Fernaldi Gideon/Agripinna Prima kalah rubber game 17-21, 21-13, 16-21 dari pasangan China Taipei, Jui Wei Liang/Kuan HaoLiao. (DC)