Ganda campuran datang ke kejuaraan Badminton Asia Championships 2016 sebagai juara bertahan. Adalah pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang tahun lalu mampu menjadi juara. Tekad mempertahankan gelar juara muncul meski mereka menyadari tak mudah. Sejumlah pasangan terbaik Asia akan menjadi penghalang. Seperti pasangan-pasangan Cina Zhang Nan/Zhao Yunlei. Zu Chen/Ma Jin, Li Chen/Bao Yixin. Korea Selatan pun menebar ancaman serius dengan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Kuda hitam dari Hongkong, Lee
Tak hanya datang dari Surabaya, peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 di GOR Sudirman ini datang pula dari provinsi lain. Salah satu diantaranya adalah Nyoman Dira Ayu Pramesti. Siswi kelas satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Mengwi, Badung ini datang dari Bali khusus untuk ikut bersaing agar bisa menjadi atlet PB Djarum.
Kisah sukses pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya hanya sampai di semifinal. Pasangan yang biasa disapa dengan panggilan Owi/Butet ini terhenti di babak semifinal Malaysia Open Super Series 2016.
Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kian mantap di kejuaraan bulutangkis Singapore Open Super Series 2016. Kembali harus berhadapan dengan ganda Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock di babak perempat final, pasangan yang biasa di sapa dengan sebutan Owi/Butet tampil lebih percaya diri dan menang dengan dua game langsung.
Seolah tak mau mengulangi kekalahan pada kejuaraan French Open Super Seres 2015 lalu, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir langsung membalas kekalahan dari pasangan Jepang Keigo Sonoda/Naoko Fukuman. Tuntas di balas oleh pasangan yang biasa di sapa dengan Owi/Butet dengan dua game langsung. Dalam waktu 39 menit, juara Malaysia Open Super Series Premier 2016 ini menang dengan 21-14, 21-13.
Rasa percaya diri pasukan ganda campuran kian mantap di kejuaraan bulutangkis Singapore Open Super Series 2016. Indonesia datang di kejuaraan berhadiah total USD 350.000,- denganĀ dua andalannya di ganda campuran. Dua pilar Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto siap mengamankan gelar juara. Kehadiran dua juara Indonesia ini di lengkapi oleh Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. Tampak hadir pula dua pasangan non pelatnas Irfan Fadhilah/Weni Anggraeni dan p
Hobi
