Ajang Malaysia Masters 2015 akan menjadi turnamen kelas grnad prix gold pembuka di tahun 2015 ini. Berada tak jauh dari tanah air, membuat pemain-pemain Indonesia melakukan "invasi" ke negeri jiran itu. Indonesia sendiri sudah menempatkan lima wakilnya di babak utama dan lima pemain lainnya harus bertarung melalui babak kualifikasi.
Rangkaian turnamen bulutangkis dunia akan segera di mulai. Di gelarnya kejuaraan Malaysia Masters Grand Prix Gold 2015 menjadi pertanda dimulainya kejuaraan besar di sepanjang tahun 2015.Kejuaraan yang menyediakan hadiah total sebesar US$ 120.000,- akan di selenggarakan di Kuching, Sarawak, Malaysia.
Ajang Malaysia Masters Grand Prix Gold 2015 yang akan berlangsung di Kuching, mulai hari ini (13/1) akan menjadi turnamen pertama bagi peraih medali emas Asian Games 2014, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Keduanya pun mengaku siap untuk menghadapi turnamen yang menggelontorkan total hadiah senilai US$ 120.000 ini.
Tiga tunggal putra nasional muda diturunkan dalam turnamen Malaysia Masters Grand Prix Gold 2015. Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting diharapkan mampu menunjukkan performa terbaiknya, dalam turnamen yang akan berlangsung pada 13-18 Januari 2015 ini.
Jika ada nama pemain putri yang patut dikedepankan sebagai pemain penerus kejayaan bulutangkis Indonesia, dialah Serena Kani. Putri mantan bintang bulutangkis Denny Kantono memang kini tengah diasah untuk menjadi pemain masa depan Indonesia.
Badan bulutangkis dunia (BWF) merilis kembali peringkat dunia terbaru hari kamis lalu (08/01/15). Dalam rilis terbaru tersebut, belum ada pemain Indonesia yang bertengger di paling puncak. Perkembangan perubahan peringkat juga belum terlalu banyak berubah dari pekan sebelumnya seiring belum berjalannya turnamen bulutangkis level tinggi.
