Butuh waktu lama bagi Indonesia untuk bisa merebut gelar juara ganda campuran kembali di kejuaraan sebesar All England. Indonesia harus menanti selama 33 tahun agar gelar All England dari sektor ganda campuran tersebut bisa terbang ke tanah air. Adalah pasangan ganda campuran fenomenal Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang bisa memutus kebuntuan gelar.
Tim Indonesia yang akan berlaga di turnamen bulutangkis All England 2021 sudah terbang menuju Birmingham, Inggris, Jumat (12/3) malam. Di antaranya, termasuk pasangan ganda putra nomor satu dunia andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Pencinta bulutangkis akan kembali dimanjakan oleh tontonan pertandingan bulutangkis kelas dunia. Pekan depan, ajang bergengsi All England Open 2021 akan menjadi tontonan menarik bagi para pencinta bulutangkis di seluruh dunia.
Siapa yang tidak tahu turnamen bulutangkis tertua di dunia, All England Open. Harus diakui, turnamen yang pertama kali digelar pada tahun 1899 di HQ of the London Scottish Rifles, Buckingham Gate ini tentu mempunyai taring tersendiri dibandingkan turnamen lainnya.
Di Indonesia, rasanya hanya Praveen Jordan yang bisa meraih gelar juara bergengsi All England pada sektor ganda campuran sebanyak dua kali dengan pasangan yang berbeda.
Bagi para pencinta bulutangkis, pasti sudah sangat mengenal sosok pemain ganda putra asal Indonesia Mohammad Ahsan. Pemain spesialis ganda putra asal PB Djarum ini memang begitu terkenal karena prestasinya yang melangit. Walau prestasinya menjulang, ia terkenal dengan sifatnya yang rendah hati.
