Bagi setiap umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, berkumpul bersama keluarga menjadi suatu harapan tersendiri. Apalagi jika terpisah dengan jarak dan waktu. Banyak upaya yang ingin dilakukan agar bisa beribadah bersama keluarga. Tetapi rupanya harapan ini sementara masih menjadi angan-angan. Mewabahnya virus Covid-19 menjadi penyebab terhalangnya tali silaturahmi.
Hariyanto Arbi kembali dipercaya menjadi ujung tombak pada perebutan Piala Thomas 1998 di Hongkong. Ia bersama Joko Supriyanto, Hendrawan, Marleve Mainaky dan Indra Wijaya di barisan tunggal. Sementara kekuatan ganda diisi oleh Ricky Soebagja, Rexy Mainaki, Candra Wijaya, Sigit Budiarto dan Tony Gunawan. Indonesia berada satu grup bersama Malaysia, Korea dan Belanda.
Nama Hariyanto Arbi sudah melekat erat dalam sejarah bulutangkis Indonesia. Lelaki kelahiran Kudus, Jawa Tengah, kerap menghiasi tinta emas perjalanan bulutangkis tanah air. Pemain yang mendapat julukan “Smash 100 watt” ini telah menyumbangkan berbagai gelar bagi merah putih. Namanyapun masuk sebagai pemain yang sukses membawa piala Thomas empat kali berturut-turut.
Setiap turnamen resmi Badminton World Federation (BWF) mempunyai sistem ranking poin yang berbeda-beda. Saat ini, BWF mempunyai tiga grade turnamen yang masing-masing di dalamnya terbagi dalam beberapa level. Berikut sistem ranking poin BWF yang berhak didapatkan oleh para atlet saat mengikuti turnamen.
Pebulutangkis tunggal remaja putri alumni Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 Ruzana kepada tim pbdjarum.org mengatakan bahwa salah satu alasan dirinya memilih klub yang bermarkas di Kudus itu karena klub PB Djarum banyak menciptakan pebulutangkis kelas dunia dengan segudang prestasi di kanca internasional.
Pebulutangkis spesialis ganda Asghar Herfanda bercerita kepada tim pbdjarum.org, jika dirinya masuk klub PB Djarum secara test pribadi. Itu pun juga atas usulan pelatihnya waktu di klub Nagamas Tarakan, Kalimantan Utara. Niat ke Djarum, hanya mau menimba ilmu dan coba-coba tetapi dapat tawaran masuk Djarum.
