Kemenangan Hendra dan Ahsan di final ganda putra Dubai, BWF World Championship 2015 rupanya tidak cukup hanya dirayakan di dalam lapangan saja.
Pemain spesialis ganda tanah air sudah mulai menunjukkan tajinya. Di sektor ganda campuran U17, Indonesia berhasil memastikan gelar di Korea Junior Open Badminton Championships 2015 sebelum final berakhir. Hal ini terjadi setelah Indonesia sanggup meloloskan wakilnya ke partai puncak.
Ganda campuran U17 menjadi satu-satunya nomor yang akan mempertandingkan perempat final tanpa unggulan. Meski tak diunggulkan, tiga wakil meraih putih berhasil lolos ke perempat final Korea Junior Open Badminton Championships 2015 usai mengantongi kemenangan di laga 16 besar kemarin (26/11).
Jika Handoko Yusuf Wijayanto untuk sementara tak harus berhadapan dengan wakil Korea di Korea Junior Open Badminton Championships 2015. Lain halnya dengan wakil PB Djarum di nomor ganda putri U17, Agatha Imannuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Pasangan unggulan pertama ganda campuran remaja asal PB Djarum Muhammad Taufiqul Hafizh/Vanadia Pranasa masih terlalu tangguh bagi pasangan Muhammad Afriadi Akbar/Margaretha Ayu Sari asal Angkasa Prestasi Gemilang. Dibabak kedua Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Riau Open 2015, unggulan pertama menang mudah pada pertarungan bertempat di Sport Center Rumbai Gor Wushu, Pekanbaru, Rabu (25/11) pagi.
Pasangan Muhammad Taufiqul Hafizh/Vanadia Pranasa asal PB Djarum menjadi unggulan pertama di nomor ganda campuran remaja pada turnamen Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Seri ke 10 di kota Pekanbaru, Riau ini. Ketika dihubungi, Vanadia mengaku kalau mereka tidak terbebani menjadi yang diunggulkan.
