Rudy Hartono adalah salah satu atlet bulutangkis terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Pada era kejayaannya, pebulutangkis yang kini berusia 71 tahun itu, sangat disegani oleh lawan-lawannya. Hal tersebut yang membuat Rudy tak hanya menjadi legenda bulutangkis Indonesia, tetapi juga dunia.
Andai tidak ada “Peristiwa Scheele” bukan tidak mungkin Indonesia akan bisa mempertahankan Piala Thomas lima kali berturut-turut. Tahun 1967 memang menjadi awan kelabu bagi dunia bulutangkis Indonesia. Indonesia dipaksa menyerah pada babak Challenge round dari Malaysia dengan 3-6.
Berbicara tentang kejuaraan bergensi beregu Piala Thomas. Sejak kompetisi Piala Thomas bergulir dari tahun 1949 hingga tahun 2020 ini, Indonesia menjadi negara dengan perolehan gelar trofi terbanyak yaitu 13 gelar juara dan ikuti oleh negara Tiongkok dengan mengemas 10 trofi juara.
Munculnya Indonesia sebagai kekuatan baru di dunia bulutangkis semakin mencuat. Sejak pertama kali merebut piala Thomas pada tahun 1958, nama Indonesia terus berkibar. Ditambah lagi pada tahun 1961, Indonesia sukses mempertahankan piala lambang supremasi beregu putra. Tantangan Indonesia ada pada keikutsertaan kali ketiga ditahun 1964.
Indonesia mendapat kepercayaan sebagai tempat pelaksana final perebutan Piala Thomas pada tahun 1961. Padahal masa itu, Indonesia masih bisa dibilang anak bawang di dunia bulutangkis. Menjadi tuan rumah perebutan Piala Thomas, tentu membuat Indonesia bangga. Istora Senayanpun segera dibangun disamping sebagai venue Asian Games juga untuk kegiatan seperti kejuaraan bulutangkis.
Tahukah anda cikal bakal kejuaraan beregu bertajuk Piala Thomas dan Uber dipertandingkan. Sebenarnya kejuaraan bergengsi beregu dunia itu diambil dari nama legenda pebulutangkis dunia asal Inggris.
