Malam tak menyurutkan langkah para penonton, sesaknya GOR pun tak menjadi halangan. Tak dapat tempat duduk, berdiri pun jadi
GOR Hevindo memang ternyata baru pemanasan petang tadi, cuaca yang seharusnya dingin karena hari tak lagi siang, tak bisa didapatkan di arena Djarum Sirkuit Nasional Kalimantan 2010
Hujan yang diidentikkan dengan rejeki dan kemudahan, bisa diaplikasikan kepada team PB Djarum yang turun di babak perempat final sore ini
Hujan telah mengguyur Kota Balikpapan sejak siang hingga beberapa saat sebelum sesi kedua dimulai. Sesi kedua ini dibuka dengan pertandingan Tunggal
Tak selamanya, mendung itu kelabu. Petikan lagu Henny Purwonegoro tersebut cocok untuk Balikpapan hari ini. Meskipun mendung menggelayuti
Matahari di pulau Borneo telah bersembunyi dibalik gelapnya malam, namun kemeriahan Djarum Sirkuit Nasional Kalimantan masih terus terdengar
