Pemain tunggal putri yang diturunkan saat melawan Denmark di babak penyisihan Grup C Piala Sudirman 2021, Rabu (29/9), Putri Kusuma Wardani belum berhasil menyumbangkan poin bagi Indonesia. Meski begitu PBSI menilai penampilan Putri cukup menjanjikan, hanya masih kurang konsisten.
Piala Sudirman 1989 menjadi edisi pertama penyelenggaraan kejuaraan beregu campuran bulutangkis. Pada saat itu, Indonesia yang tampil sebagai tuan rumah sukses merebut title juara. Ada banyak cerita perjuangan Indonesia melawan Korea pada babak final, yang terjadi di Istora Senayan kala itu.
Masih ingat bagaimana momen bersejarah yang diciptakan pebulutangkis asal PB Djarum saat membela Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012? Dia adalah Shesar Hiren Rhustavito.
Meski babak penyisihan grup di Piala Sudirman 2021 hari ini (30/9) masih berlangsung, delapan negara sudah dipastikan lolos ke babak perempat final. Kedelapan negara ini merupakan dua tim terbaik dari grup masing-masing dan akan diundi untuk pertandingan di delapan besar.
Tim Indonesia akhirnya memastikan diri ke babak perempat final sebagai juara Grup C Piala Sudirman 2021, usai mengalahkan Denmark 3-2. Duet Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang turun di partai kelima menjadi penentu kemenangan tim Indonesia.
Pasangan putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses merebut kemenangan pada pertandingan partai keempat di babak penyisihan Grup C Piala Sudirman 2021, Indonesia melawan Denmark. Hasil ini membawa Indonesia dan Denmark menjadi imbang 2-2.
