Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kini tengah berupaya untuk merebut gelar perdananya di tahun 2012. Kali ini mereka tengah membidik turnamen bulutangkis tertua sepanjang masa, All England. Datang dengan membawa emblem sebagai unggulan ke empat, mereka di prediksi setidaknya akan mampu menembus babak semifinal.
Sebelum menuju babak empat besar mereka harus bisa menghentikan pasangan-pasangan lain. Lawan di awal pertandingan mereka adalah pasangan yang lolos dari babak kualifikasi. Lawan mereka di babak kedua antara pasangan Jerman Michael Fuchs/Birgit Michels dan pasangan China He Hanbin/Bao Yixin. Dengan pasangan Jerman, pasangan Indonesia masih berbagi kemenangan 1-1 sementara dengan pasangan China, Tontowi/Liliyana menang di pertemuan pertama.
Jika sesuai skenario, seandainya lolos dari hadangan kedua, maka juara Li Ning Singapore Open 2011 ini akan betemu pasangan dari China Taipei Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing yang menjadi unggulan ketiga di babak perempat final. Lima kali pasangan Indonesia bertemu dengan pasangan dari China Taipei ini, dan semuanya bisa di menangkan oleh pasangan Indonesia. Lawan abadi mereka asal China Zhang Nan/Zhao Yunlei, kembali harus di hadapi di babak semifinal. Lima kali sudah mereka bertemu, baru satu kali pasangan Indonesia menang. Kemenangan yang di raih pasangan Indonesia di buat pada kejuaraan Li Ning Singapore Open 2011 lalu. Jika Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ingin merebut gelar juara perdana di tahun ini, maka mereka harus bisa menembus tembok China ini.

Muhammad Rijal/Debby Susanto yang juga bertanding di All England, terpisah pool dari Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pasanagn berperingkat enam belas dunia ini berada di pool bawah bersama dengan unggulan kedua Xu Chen/Ma Jin. Langkah awal Muhammad Rijal/Debby Susanto akan bertemu dengan pasangan yang lolos babak kualifikasi. Jika mampu melewati pemain kualifikasi, di babak kedua harus bertemu unggulan delapan Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Kedua pasangan ini sebelumnya belum pernah bertemu. Di harapkan pasangan Indonesia yang telah lama terbentuk ini bisa membuat kejutan.
Indonesia masih mempunyai satu pasangan ganda campuran lain. Vita Marissa yang kini menggandeng Hendra Setiawan harus menjalani babak kualifikasi terlebih dahulu.
Di ganda putri, Indonesia menyertakan tiga pasangan. Meiliana Jauhari/Greysia Polii masih memimpin pasukan ganda putri karena memiliki peringkat dunia paling tinggi diantara yang lain. Sayangnya pasangan Indonesia yang ada di peringkat sembilan dunia ini berada dekat dekat dengan pemimpin unggulan tertinggi ganda putri Wang Xiaoli/Yu Yang. Bila melewati pasangan dari Belanda Lotte Jonathans/Paulien Van Dooremalen di babak pertama, mereka langsung bertemu dengan pemegang peringkat satu dunia asal China.
Sama halnya dengan pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustin. Jika lolos dari hadangan pasangan India Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa di babak pertama, mereka akan bertemu unggulan kedua Tian Qing/Zhao Yunlei yang juga dari China di babak kedua.
Sementara itu pasangan Vita Marissa/Nadya Melati di babak pertama akan bertemu pasangan Jerman Sandra Marinello/Birgit Michels. (AR)