Kala itu di tahun 1967, pada pertandingan babak final Piala Thomas berlangsung di Istora Senayan Jakarta. Menjadi pertarungan menarik, karena saat itu Indonesia menghadapi tim Malaysia. Adapun negara tersebut baru saja terlibat konflik politik dengan Indonesia dari tahun 1962 hingga 1966.
Indonesia mengalami masa paceklik raihan piala Thomas dalam kurun waktu kurang lebih sepuluh tahun. Usai tahun 1984, Indonesia tak kuasa membawa pulang piala lambang supremasi beregu putra. Hadirnya para pemain dari negeri tirai bambu, Tiongkok, memporakporandakan tahta yang sudah dikuasai lama oleh Indonesia. Indonesia gagal pada tahun 1986. Di depan publik sendiri, Indonesia menyerah 2-3 di babak final ditangan Tiongkok.
Badminton World Federation (BWF) secara resmi mengumumkan Asia Open 2020 ditunda dan akan berlangsung pada Januari 2021. Tak hanya itu, BWF World Tour Finals 2020 pun juga akan berlangsung di bulan yang sama.
Tahun 1998 silam, mungkin menjadi masa kelam bagi bangsa Indonesia. Kala itu, mahasiswa dan masyarakat Indonesia turun ke jalan untuk menuntut Presiden Soeharto lengser dari jabatannya setelah berkuasa selama 32 tahun.
Hadirnya Tiongkok sebagai kekuatan baru dalam blantika bulutangkis dunia membuat tahta Indonesia terancam. Terbukti pada tahun 1982 Indonesia tersungkur di babak final oleh Tiongkok dengan 4-5. Selang dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1984, pasukan Cipayung membalasnya di babak final dengan skor 3-2.
Kabar menggembirakan kembali datang dari mantan pebulutangkis nasional asuhan PB Djarum, Liliyana Natsir. Mantan atlet yang lebih akrab disapa Butet itu secara resmi dinobatkan sebagai pebulutangkis putri terbaik dalam satu dekade terakhir.
