Nama Christian Hadinata memang tak asing lagi ditelinga para pencinta bulutangkis. Dedikasinya terhadap bulutangkis hingga saat ini telah menjadikan Christian yang kelahiran, 11 Desember 1949 ini sebagai salah satu legenda hidup bulutangkis Indonesia.
Usai membawa pulang Piala Thomas ke pangkuan pertiwi pada tahun 1970, kembali pasukan merah putih membuat catatan presasi yang mengagumkan. Tiga tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1973, Rudy Hartono dan kawan-kawan membuat pecinta bulutangkis tanah air bangga. Dihadapan penonton Istora, Piala lambang supremasi beregu putra berhasil dipertahankan.
Rudy Hartono adalah salah satu atlet bulutangkis terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Pada era kejayaannya, pebulutangkis yang kini berusia 71 tahun itu, sangat disegani oleh lawan-lawannya. Hal tersebut yang membuat Rudy tak hanya menjadi legenda bulutangkis Indonesia, tetapi juga dunia.
Andai tidak ada “Peristiwa Scheele” bukan tidak mungkin Indonesia akan bisa mempertahankan Piala Thomas lima kali berturut-turut. Tahun 1967 memang menjadi awan kelabu bagi dunia bulutangkis Indonesia. Indonesia dipaksa menyerah pada babak Challenge round dari Malaysia dengan 3-6.
Berbicara tentang kejuaraan bergensi beregu Piala Thomas. Sejak kompetisi Piala Thomas bergulir dari tahun 1949 hingga tahun 2020 ini, Indonesia menjadi negara dengan perolehan gelar trofi terbanyak yaitu 13 gelar juara dan ikuti oleh negara Tiongkok dengan mengemas 10 trofi juara.
Munculnya Indonesia sebagai kekuatan baru di dunia bulutangkis semakin mencuat. Sejak pertama kali merebut piala Thomas pada tahun 1958, nama Indonesia terus berkibar. Ditambah lagi pada tahun 1961, Indonesia sukses mempertahankan piala lambang supremasi beregu putra. Tantangan Indonesia ada pada keikutsertaan kali ketiga ditahun 1964.
